Entri Populer

Sabtu, 05 Februari 2011

Berjuanglah Demi Imanmu

 Kumenatap matanya yang mulai berkaca-kaca, aku dapat merasakan apa yang di rasakannya saat ini, tanpa terasa akupun mulai ikut hanyut dalam irama kesedihan yang mungkin tercipta begitu lugas dalam perbincangan kami yang tidak sampai beberapa waktu lamanya. ahk.....sekali lagi ia menghela nafas, sambil sesekali mencoba melirikku yang berada tepat di depannya,akupun mencoba membuang wajahku sejauh mungkin, karena aku tidak mau iapun mengetahui aku mulai hanyut mengikuti irama kesedihannya. :"bisakah kau mempertahankan imanmu? tanyaku mencoba menteralisir suasana yang hampir membeku,dia menatapku sangat dalam..sampai akhirnya menusuk jantungku lalu aku melihat anggukkan itu begitu teakagas , setegas suaranya yang mengatakatan " ya....aku bisa mempertahankannya,dan aku ingin mempertahankannya."
aku lalu tersenyum, entah dia mengerti atau tidak arti dari senyumku sambil, merengkuhnya penuh hangat  'ku bisikkan padanya."satu orang bertobat seribu malaikat di sorga bersorak-sorai,selamat datang dalam keluarga Allah." ingatlah Tuhan tidak akan meninggalkan engkau dalam perjuanganmu mempertahankan apa yang kau yakini dan imani, aku akan ada untukmu saat kau membuutuhkan teman untuk berbagi,aku ada untukmu sebagai teman dalam iman agar kita bisa saling menguatkan,aku akan aada untukmu dalam doa-doaku agar Tuhan tetap melindungimu,aku akan ada untukmu dalam gelombang hidupmu yang aku tahu pasti  seperti badai datangnya dan aku akan ada untukmu sebagai saudari yang akan terus mendukungmu dan kau tidak sendirian dalam pilihanmu." ia kembali menatapku ,kali ini dengan penuh keyakinan,penuh kebahagiaan,penuh pengharapan,sambil tersenyum dia mengatakan "terimakasih ibu,aku akan mengingatnya selalu."
"Iman adalah dasar dari segala sesuatu yang kita harapkan dan bukti dari segala sesuatu yang tidak kita lihat" (Ibrani 11:1). Dan yang pasti tidak seorangpun yang berhak melarang seseorang untuk mempertahankan imannya entah dengan alasan apapun itu.
(Sepenggal perbincanganku dengan salah seorang muridku yg tengah berjuang akan imannya).

Tidak ada komentar:

Posting Komentar